Perkembangan jaman sekarang ini, banyak finishing kayu beraneka ragam, salah satu yang sedang trend di tahun 2015 adalah rustic, dan natural. Kedua jenis ini memeliki perbedaan walaupun sama-sama menggunakan bahan kayu yang sama.
Ada beberapa hal perbedaan yang mendasar pada keduanya :
1. Rustic jika diraba menggunakan tangan, biasanya kerasa kasar (berserat), sedangkan natural halus
nampak seratnya kasar (rustic)
nampak diraba halus tetapi terdapat gradasi gelap terang, inilah yang dinamakan natural
2. Rustic tidak terdapat mata kayu, sedangkan natural bisa terjadi ada mata kayu jika tidak menggunakan kayu pilihan (lihat gambar)
3. Rustic sekalipun diraba kasar tetapi tidak kasar disambungan sudutnya, artinya disambungan tetap rapi seperti pigura natural (lihat gambar)
Meskipun terdapat perbedaan namun, kedua jenis finishing ini memiliki kesamaan, yaitu :
1. Sudut pertemuan sambungan tetap halus, perhatikan paku yg digunakan, standart international tidak menggunakan paku dari samping (seperti paku tembok) sangat tidak disarankan karena pigura tidak akan 90 derajat alias bener2 kotak, melainkan menggunakan paku khusus pigura. (lihat gambar)
2. Pigura pilihan haruslah menggunakan kayu pilihan, natural dan rustic sama-sama menggunakan kayu pinus yang bukan BEKAS PALET PACKING, apalagi tidak diproses lebih lanjut (dapat menyebabkan kembang susut kayu).
NB : kayu pilihan artinya kayu yg dipilih dengan menyingkirkan mata kayu. Sebab adanya mata kayu jika ditinjau dari segi kekuatannya justru dapat menyebabkan perlemahan pada struktur itu sendiri. Jadi bukan semakin banyak mata kayunya lalu pigura anda semakin baik.












Comments are closed.